Breaking News
recent

Penyebab Jatuhnya Pesawat Militer Rusia di Laut Hitam Terkuak



MOSKOW – Kopilot Alexander Rovensky disebut sebagai orang yang bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Tu-154 milik militer Rusia di Laut Hitam bulan lalu. Penerbang berusia 33 tahun itu dianggap lalai karena menarik tuas yang salah dan menyebabkan kecelakaan tragis yang menewaskan 92 penumpang dan awak pesawat nahas tersebut.

Penyelidik mengatakan, alih-alih mengoperasikan tuas untuk memasukkan roda pendarat pesawat, Rovensky justru menarik tuas flaps sayap pesawat yang mempengaruhi kecepatan dan ketinggian pesawat sehingga pesawat jatuh ke Laut Hitam. Letak kedua tuas tersebut memang berada berdekatan pada panel kendali Tu-154.

Seorang ahli yang dilansir media Rusia, Life.Ru mengklaim, kopilot mungkin melakukan kesalahan karena terlalu lelah setelah menerbangkan pesawat dari Moskow ke Sochi. Seorang sumber yang dekat dengan proses penyelidikan mengatakan, kondisi pesawat yang kelebihan muatan juga memperparah kondisi ini setelah lepas landas dari Sochi.

“Kru pesawat berusaha memutar pesawat agar bisa kembali ke darat, tetapi mereka tidak punya waktu untuk melakukan itu. Situasi itu jauh lebih buruk dari yang seharusnya terjadi karena pesawat kelebihan muatan,” demikian kata sumber anonim tersebut sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Rabu (11/1/2017).

Namun, laporan dari Life. Ru menimbulkan kemarahan dari Kementerian Pertahanan di Moskow. Kementerian mengatakan, klaim mengenai kesimpulan penyebab jatuhnya pesawat itu dipublikasikan sebelum penyelidikan selesai dilakukan dan hal itu tidak dapat diterima.

Pesawat Rusia TU-154 jatuh di Laut Hitam, Minggu 25 Desember. Pesawat itu awalnya berangkat dari Moskow lalu mendarat di Sochi untuk mengisi bahan bakar sebelum bertolak ke Suriah. Sebagian besar korban peristiwa tragis ini adalah kelompok paduan suara Militer Rusia, Alexandrov Ensemble

Mereka rencananya akan mengunjungi pangkalan Militer Rusia di Suriah untuk menggelar konser sebagai bagian dari perayaan Natal dengan para tentara yang bertugas di sana.
KOMENTAR
Powered by Blogger.